Akses informasi dan layanan perpustakaan pada halaman ini.
Lebak, 29 Januari 2026 – UPT Perpustakaan Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) berpartisipasi dalam kegiatan Seminar dan Musyawarah Wilayah (Muswil) III Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Banten Tahun 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 29–30 Januari 2026 di Universitas La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini mengusung tema "Smart Leadership for Library Accreditation: Strategi Manajerial Kepala Perpustakaan Menuju Akreditasi Perpustakaan Unggul" sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola perpustakaan perguruan tinggi menuju akreditasi yang unggul.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Banten tersebut dihadiri oleh kepala perpustakaan, pustakawan, serta pengelola perpustakaan perguruan tinggi yang tergabung dalam keanggotaan FPPTI Banten, termasuk UPT Perpustakaan Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ). Seminar dan Musyawarah Wilayah menjadi wadah strategis untuk memperkuat kompetensi profesional, mempererat jejaring kerja sama, serta merumuskan arah pengembangan organisasi dan perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Banten.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua FPPTI Banten, Ketua FPPTI Pusat, serta Rektor Universitas La Tansa Mashiro yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Universitas La Tansa Mashiro dengan FPPTI Banten sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pengembangan perpustakaan perguruan tinggi.
Sesi seminar menghadirkan Agus Rifai, Ph.D., Kepala Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Asesor Akreditasi Perpustakaan, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai komponen penting akreditasi perpustakaan, strategi manajerial kepala perpustakaan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam membangun tata kelola perpustakaan yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada mutu layanan. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai standar akreditasi serta praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi.
Selain seminar, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musyawarah Wilayah FPPTI Banten yang membahas laporan organisasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan Ketua FPPTI Banten periode 2026–2030. Hasil musyawarah menetapkan kembali Orisa Mahardini, S.Sos., M.Hum. sebagai Ketua FPPTI Wilayah Banten periode 2026–2030. Keputusan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran FPPTI Banten sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi di wilayah Banten.


Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan Literasi Budaya Rangkasbitung Heritage dan kunjungan ke kawasan Baduy Luar. Rangkaian kegiatan meliputi kunjungan ke Museum Multatuli, Perpustakaan Saidja Adinda, Workshop Batik Lebak, Water Leiding Toren te Rangkas Betoeng, serta kawasan Baduy. Kegiatan literasi budaya ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal sebagai inspirasi dalam pengembangan layanan dan koleksi perpustakaan berbasis literasi budaya.
Keikutsertaan UPT Perpustakaan IIQ dalam Seminar dan Musyawarah Wilayah III FPPTI Banten merupakan wujud komitmen institusi untuk terus meningkatkan kompetensi pustakawan, memperkuat jejaring kerja sama antarperpustakaan perguruan tinggi, serta mendukung peningkatan mutu tata kelola perpustakaan menuju akreditasi yang unggul. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antaranggota FPPTI Banten dalam mewujudkan perpustakaan perguruan tinggi yang profesional, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan layanan informasi yang semakin berkualitas bagi sivitas akademika dan masyarakat.